Solusi Penyebab Bisnis Kalian Gagal 2/2

Artikel ini melanjutkan artikel yang sebelumnya mengenai solusi untuk penyebab bisnis yang kalian jalankan itu gagal, kami akan mengulas kembali beberapa agar kalian tidak lupa dengan artikel sebelumnya. Hal yang perlu kalian pertimbangkan adalah kegagalan yang akan kalian terima. Tapi bisa sejak awal kalian ini sudah mengetahui penyebab paling umum terjadinya kegagalan dalam bisnis yang akan kalian jalankan, kemungkinan besar kalian kurang beresiko untuk mengalaminya.

Menurut statistik di tahun 2016, ada sekitar 78% startup bisnis agen bola tangkas yang berskala kecil bertahan di tahun pertama dan juga setengah dari jumlah bisnis ini bertahan setidaknya bertahan 5 tahun. Hanya ada sekitar sepertiganya yang bertahan hingga 10 tahun atau bahkan bisa.

 

Model Bisnis yang Tidak Tepat

Dengan istilah sederhananya, pelanggan harus mau membayar produk atau layanan kalian dengan harga yang cukup tinggi untuk mendukung bisnis tetap berjalan. Model bisnis kalian harus memecahkan masalah pelanggan. Konsep dan model bisnis yang tidak teruji akan mengalami kegagalan.

Model bisnis Stok Foto, Model bisnis Gambar Bebas Royalti | Depositphotos®

Kalian perlu fokus pada pelanggan potensial yang ingin membayar. Ketika ini tercapai, kembangkan produk dan minta pelanggan membayarnya. Pada tahap ini, pendiri bisnis harus sangat berkomitmen dalam mengubah konsep menjadi produk berharga.

 

Pasar yang tidak tepat

Seberapapun banyaknya kalian membuat perencanaan dan mengujinya, ada waktu dimana pasar telah beralih dari apa yang kalian tawarkan. Sebagai contoh, beberapa tahun lalu, seorang pengusaha bereksplorasi tentang kemungkinan mendirikan sistem akuntansi cloud.

Sayangnya, istilah “cloud” belum dikenal, dan pelanggan potensial tidak memahami pentingnya sistem akuntansi di internet mereka. Mereka terbiasa menggunakan aplikasi pada server. Dibutuhkan waktu lebih dari 10 tahun sebelum konsep ini mulai menjadi kenyataan dan sekarang beberapa sistem akuntansi telah tersedia secara online. Untungnya bisnis ini tidak menghabiskan banyak uang untuk melepas produk ke pasar yang tidak siap. Meski kalian memiliki waktu pemasaran yang tepat, kompetisi tidak akan berhenti dan membiarkan kalian mengambil alih. Mereka akan melakukan perlawanan dengan inovasi dan memperoleh kembali pelanggan mereka. Jangan pernah remehkan kompetisi.

 

Kurangnya pengalaman bisnis

Bila kalian tidak punya pengalaman bisnis yang cukup, pasti akan terbuka celah kegagalan. Tentu, bila kalian mendapat saran dari profesional dan membangun perusahaan dengan kontrol internal dan memprosesnya dengan tepat sejak awal, kalian punya kesempatan untuk berhasil. Beberapa dampak dari kurangnya pengalaman bisnis antara lain tidak memiliki tim manajemen yang baik dan tidak membayar pajak tepat waktu. Tiap aspek kegagalan membuat bisnis kurang bisa bertahan.

Bila kalian memiliki model bisnis yang baik dan memperhatikan pelanggan, keberhasilan akan berpindah ke tangan kalian. Yang kalian butuhkan adalah saran profesional, termasuk akuntan yang baik. Akan lebih baik bila kalian bekerja di industri yang kalian pilih untuk mendapatkan pengalamannya. Cari tahu tentang apa saja masalah yang kalian hadapi ketika menjalankan bisnis online.

 

Masalah Kepemimpinan

Bisnis kalian bisa gagal bila kalian menerapkan manajemen yang buruk, yang bisa dibuktikan dalam banyak bentuk. kalian akan mengalami kesulitan menjadi pemimpin bila kalian tidak memiliki pengalaman yang cukup dalam membuat keputusan manajemen, supervisi staf, atau visi untuk memimpin organisasi. Mungkin tim kalian tidak sependapat tentang bagaimana seharusnya menjalankan bisnis. kalian dan pemimpin lain berargumen di depan publik, atau saling bertolak-belakang dalam memberikan instruksi kepada staf.

6 Gaya Kepemimpinan Dalam Perusahaan [+1 Yang Wajib Dimiliki] | GLC (Global Leadership Center)

Ketika masalah yang dihadapi membutuhkan kepemimpinan yang kuat, kalian sungkan untuk mengambil alih kepemimpinan dan mengatasi masalah yang muncul sehingga bisnis kalian berada di ambang kegagalan. Disfungsi kepemimpinan dalam bisnis kalian akan mempengaruhi setiap aspek operasional bisnis, mulai dari manajemen keuangan hingga semangat pegawai, dan jika produktivitas terhalang, kegagalan mulai jelas terlihat. Belajarlah, cari mentor, ikuti training, lakukan riset personal, lakukan apapun yang kalian bisa untuk meningkatkan skill kepemimpinan dan pengetahuan tentang industri yang kalian jalani. Cari tahu praktek bisnis lain dan lihat mana yang bisa kalian terapkan di bisnis kalian sendiri.

 

Tidak memiliki keunikan dan nilai

Kalian mungkin punya produk yang bagus atau layanan dengan permintaan yang kuat, tapi bisnis kalian tetap gagal. Mungkin pendekatan kalian yang jadi masalah atau kalian kurang kuat dalam proposisi nilai. Bila ada permintaan yang kuat, kalian bisa jadi memiliki banyak kompetitor dan gagal menjadi yang menonjol di antara mereka. Apa yang membuat bisnis kalian berbeda dari kompetitor? Bagaimana kalian melakukan bisnis dengan cara yang benar-benar unik? Apa yang bisa dilakukan lebih baik oleh kompetitor dibanding kalian? Lakukan pendekatan atau layanan yang tidak digunakan siapapun di industri kalian agar kalian bisa menghadirkannya sebagai nilai yang kuat dan menarik perhatian dan minat orang.

Di sinilah kalian membangun sebuah brand. Brand adalah citra yang pelanggan terima dan asosiasikan dengan bisnis kalian. Identitas brand, termasuk logo, tagline, warna, dan semua estetika yang tampak serta filosofi bisnis yang mewakili perusahaan kalian harus didukung oleh nilai proposisi kalian. Ini yang akan membuat bisnis kalian menonjol diantara para pesaing. Lakukan apa saja untuk menghadirkan nilai yang unik pada pasar kalian dan membangun tingkat konversi kalian sendiri. Untuk mempublikasikan brand dan membuat kalian berbeda, tidak hanya dibutuhkan perencanaan marketing dan menggunakan banyak cara untuk menghadirkan brand ke publik. kalian bisa menjadi lebih baik dari kompetitor tapi ini tidak berarti bila prospek kalian tidak menyadari keberadaan kalian. Gunakan media sosial, berita dari mulut ke mulut, dan teknik marketing lainnya. Pastikan kalian memiliki kehadiran online yang teroptimasi dengan baik, kembangkan generasi lead, dan teknik kontak informasi seperti menawarkan konten berkualitas tinggi pada situs. Ketahui cara meningkatkan lead dan penjualan.

 

Tidak Memenuhi Kebutuhan Pelanggan

Bisnis kalian akan gagal bila kalian mengabaikan interaksi dengan pelanggan dan memahami apa yang mereka butuhkan dan feedback yang mereka berikan. Pelanggan mungkin menyukai layanan produk kalian tapi mereka akan lebih suka bila kalian mengubah fitur atau prosedurnya. Apa yang mereka katakan ke kalian? Apakah kalian mendengar mereka? Apa mereka masih tertarik dengan apa yang kalian jual? Ada banyak pertanyaan penting yang perlu kalian jawab dan ajukan.

Mungkin kalian menawarkan produk layanan yang tidak lagi menjadi tren. Bisnis yang sukses selalu menawarkan nilai dan minat yang sedang tren pada pelanggan yang sudah ada dan pelanggan potensial. Lakukan survey pada pelanggan dan cari tahu apa yang jadi minat mereka dan ikuti dengan perubahan sesuai tren dengan menggunakan manajemen relasi pelanggan.

 

Jadi seperti itu kira kira solusi dari penyebab nya kegagalan pada bisnis yang sedang kalian jalankan. Kalian harus memastikan kembali langkah-langkah yang kalian ambil untuk menjalankan bisnis agar kalian tidak mendapat kerugian yang terlalu besar.

Solusi Penyebab Bisnis Kalian Gagal 1/2

Ketika kita memulai berbisnis, satu hal yang perlu kalian pertimbangkan adalah kegagalan yang akan kalian terima. Tapi bisa sejak awal kalian ini sudah mengetahui penyebab paling umum terjadinya kegagalan dalam bisnis yang akan kalian jalankan, kemungkinan besar kalian kurang beresiko untuk mengalaminya.

Menurut statistik di tahun 2016, ada sekitar 78% startup bisnis yang berskala kecil bertahan di tahun pertama dan juga setengah dari jumlah bisnis ini bertahan setidaknya bertahan 5 tahun. Hanya ada sekitar sepertiganya yang bertahan hingga 10 tahun atau bahkan bisa.

 

Penyebab dan Solusi untuk Kegagalan Bisnis Kalian

Para ahli telah menemukan pendapat mereka tentang apa yang perlu dan juga tidak perlu kalian lakukan pemilik bisnis untuk menjaga bisnis mereka tetap bertahan. Berikut ini ada beberapa penyebab dari kegagalan yang terjadi pada bisnis kalian dan juga ada beberapa tips untuk menghindarinya.

 

Memulai Bisnis dengan Tujuan yang Tidak Pasti

8 Tantangan yang Dihadapi Bisnis Baru | SimulasiKredit.com

Apakah alasan utama kalian memulai bisnis sendiri adalah untuk memperoleh uang? Menurut kalian, bila kalian memiliki bisnis sendiri, kalian jadi punya banyak waktu untuk keluarga? Atau kalian tidak ingin menjawab semua pertanyaan ini? Bila demikian, kalian perlu berpikir lagi. Sebaliknya, bila kalian memulai bisnis untuk alasan-alasan diatas,  kalian akan memiliki kesempatan yang lebih baik untuk berhasil:

  • kalian memiliki passion dan kecintaan terhadap apa yang kalian lakukan dan merasa sangat yakin, berdasarkan penelitian dan investigasi, kalau produk dan layanan kalian akan memenuhi kebutuhan di pasarnya.
  • kalian bugar secara fisik dan memiliki stamina serta mental yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan potensial. Meski sering menjadi faktor yang tidak diperhatikan, kesehatan yang tidak prima bisa menyebabkan kebangkrutan.
  • kalian memiliki perilaku positif, sabar, teguh pendirian.
  • Kegagalan tidak mengalahkan kalian. kalian belajar dari kesalahan, dan menjadikan pelajaran ini sebagai bekal sukses di lain waktu. Para pemilik bisnis yang sukses pada awalnya mengalami kegagalan lebih dulu dan menggunakan kegagalan tersebut sebagai proses belajar.
  • kalian mandiri dan memiliki kemampuan untuk menemukan solusi kreatif dan cerdas ketika dibutuhkan. Ini terutama penting ketika kalian berada di bawah tekanan waktu yang sempit.
  • kalian mencintai sesama manusia dan menunjukkannya dengan kejujuran, integritas, dan interaksi dengan orang lain. kalian bisa berinteraksi dan berurusan dengan semua individu berbeda.

 

Manajemen yang Buruk

Banyak kegagalan bisnis berakar pada manajemen yang buruk. Para pemilik bisnis yang masih baru sering kali kurang memiliki keahlian dan manajemen bisnis di bidang seperti keuangan, penjualan, produksi, dan perekrutan dan pengaturan pegawai. Kecuali mereka menyadari langkah keliru yang ditempuh dan mencari bantuan, pemilik bisnis bisa segera berhadapan dengan ancaman kegagalan.

Manajemen Keuangan Yang Buruk Memiliki Ciri-ciri Berikut Ini - Uprint.id

Mereka juga harus memiliki kewaspadaan terhadap penipuan dan melakukan tindakan untuk menghindarinya. Mengabaikan bisnis juga bisa mengakibatkan kegagalan. Harus ada studi reguler, pengorganisasian, perencanaan, dan kontrol terhadap semua aktivitas operasi bisnis. Ini juga mencakup penelitian market dan data pelanggan, yang menjadi area yang sering diabaikan ketika bisnis telah mulai berjalan. Manajer yang sukses sekaligus menjadi pemimpin yang bisa menciptakan iklim kerja yang mendorong produktivitas. Manajer yang baik memiliki skill untuk merekrut orang yang kompeten dan melatih mereka. Pemimpin yang handal juga memiliki skill dalam strategi, bisa membuat visi menjadi realita, mampu menghadapi perubahan, membuat transisi, dan menciptakan kemungkinan-kemungkinan baru yang positif di masa depan.

 

Modal yang Tidak Cukup

Kesalahan fatal yang biasa dialami kebanyakan bisnis yang gagal adalah memiliki dana operasional yang tidak memadai. Pemilik bisnis meremehkan jumlah uang yang dibutuhkan dan akhirnya mereka terpaksa tutup sebelum memiliki kesempatan untuk berhasil. Mereka juga memiliki ekspektasi yang tidak realistis tentang pendapatan dari penjualan.

Sangat penting untuk mengetahui berapa banyak uang yang dibutuhkan bisnis kalian, tidak hanya biaya memulainya, tapi biaya untuk tetap bertahan dalam bisnis ini. Satu hal yang perlu kalian pertimbangkan, banyak bisnis membutuhkan waktu satu atau dua tahun untuk beroperasi. Ini berarti kalian akan membutuhkan dana yang cukup untuk menutupi semua biaya hingga penjualan bisa menutup semua pengeluaran ini.

 

Lokasi

Lokasi menjadi faktor penting dalam kesuksesan sebuah bisnis. Lokasi yang strategis memungkinkan bisnis tetap bertahan, dan lokasi yang tidak tepat bisa membawa bencana meski perusahaan sudah ditata dengan sangat baik. Beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan:

  • Lokasi pesaing
  • Dimana pelanggan berada
  • Lalu-lintas, aksesibilitas, parkir
  • Kondisi dan keamanan gedung
  • Program insentif lokal untuk bisnis startup di area yang ditargetkan
  • Penerimaan pada bisnis baru di lokasi yang prospektif.

 

Kurang Perencanaan

Siapapun yang pernah mengadakan acara yang sukses tahu, bila tidak berhati-hati, memiliki perencanaan yang strategis, dan bekerja keras, keberhasilan tidak akan mengikuti. Hal yang sama bisa diterapkan demi kesuksesan dalam bisnis. Semua jenis bisnis perlu memiliki perencanaan. Banyak bisnis kecil yang gagal lantaran kelemahan fundamental pada perencanaan bisnis mereka. Perencanaan harus dibuat realistis dan berdasarkan informasi akurat dan terbaru serta proyeksi tentang masa depan. Komponen perencanaan bisnis bisa mencakup:

  • Deskripsi bisnis, visi, tujuan, dan kunci keberhasilan
  • Kebutuhan tenaga kerja
  • Solusi dan masalah potensial
  • Keuangan, alat modal, neraca keuangan, laporan laba-rugi, analisa aliran dana, penjualan, dan perkiraan pengeluaran.
  • Analisa kompetisi
  • Pemasaran, iklan, dan aktivitas promosi
  • Budgeting dan pertumbuhan manajemen perusahaan.

 

Selain itu, kebanyakan bank meminta rencana bisnis kalian ketika kalian mencari modal tambahan untuk perusahaan. Silahkan baca artikel kami tentang media sosial dan bisnis.

 

Ekspansi Berlebihan

Ini bisa dibilang sebagai penyebab utama kegagalan bisnis. Over ekspansi sering terjadi ketika pemilik bisnis merasa telah berhasil karena dengan cepat bisa melakukan ekspansi bisnis. kalian perlu fokus pada pertumbuhan yang lambat dan stabil. Banyak kebangkrutan disebabkan oleh perusahaan yang sedang berkembang.

Tapi di waktu yang sama, kalian jangan menekan pertumbuhan bisnis. Ketika kalian memiliki pelanggan yang solid dan aliran dana yang baik, biarkan keberhasilan membantu kalian menentukan ukuran bisnis yang tepat. Beberapa indikasi kalau ekspansi bukan langkah yang tepat antara lain ketidakmampuan memenuhi kebutuhan pelanggan dan pegawai mengalami kesulitan mengikuti tuntutan produksi. Ekspansi bisa dilakukan setelah review yang seksama, riset dan analisa, serta identifikasi tentang apa dan siapa yang kalian perlu tambahkan agar bisnis kalian semakin tumbuh. Maka dengan sistem dan orang yang tepat di posisinya, kalian bisa fokus pada pertumbuhan bisnis, bukan dengan melakukan semuanya seorang diri.

 

Tidak Memiliki Website

Ini cukup sederhana, bila kalian memiliki sebuah bisnis berarti kalian membutuhkan website. Di negara Amerika Serikat sendiri, jumlah pengguna internet sekitar 77 persen dari populasinya, dan penjualan e-commerce mencapai $165,4 miliar di tahun 2010, terus meningkat dan diharapkan meningkat tiap tahunnya.

Setiap bisnis perlu memiliki tampilan profesional dan website yang didesain dengan baik sehingga pengguna bisa dengan mudah menggunakannya untuk mengetahui bisnis mereka dan bagaimana membangun produk dan layanan mereka sendiri. Nantinya, website menjadi cara tambahan untuk menghasilkan pendapatan, misalnya ruang untuk iklan penjualan, produk dropship, atau produk afiliasi. Ingat, bila kalian tidak memiliki website, kalian lebih beresiko kehilangan bisnis dibanding pesaing yang memilikinya. Dan pastikan website yang kalian kelola membuat bisnis kalian terlihat bagus, karena kalian ingin meningkatkan pendapatan, bukan menurunkannya.